KESESATAN PEMIKIRAN
- Fallacia : Kesalahan pemikiran dalam logika bukan kesalahan fakta tapi kesalahan atas kesimpulan karena penalaran yang tidak sehat.
- Kesesatan Formal : Pelanggaran terhadap kaidah logika.
- Contoh : Semua penodong berwajah seram. Semua pengamen berwajah seram. Jadi semua pengamen berwajah seram. Apa yang dilanggar ?
- Kesesatan Informal : Menyangkut kesesatan dalam bahasa.
- Contoh : Antara hewan dan manusia memiliki perbedaan.
- Amfiboli : sesat karena struktur kalimat bercabang.
- Contoh : Dina anak Bu Dini yang hilang ingatan lari dari rumah.
- Kesesatan aksen : sesat karena penekanan yang salah dalam pembicaraan.
- Contoh : Ada aturan " Anda tidak boleh ganggu istri tetangga. Nah pak Amir bukan tetangga Anda. Maka anda boleh mengganggu istrinya :D
- Kesesatan bentuk pembicaraan : Sesat karena orang menyimpulkan kesamaan konstruksi juga berlaku bagi yang lain.
- Contoh : Bersepeda = memakai sepeda, Berjalan = memakai jalan, Beristri = memakai istri :p
- Kesesatan aksidental : yang aksidental dikacaukan dengan hal yang hakiki.
- Contoh : Kuning langsat adalah warna. Orang Korea itu kuning langsat. Maka orang Korea itu warna
- Kesesatan karena alasan yang salah
KESESATAN PRESUMSI
- Generalisasi tergesa gesa.
- Contoh : Orang Sunda pandai memasak
- Belum tentu.
- Contoh : Memang saya tidak lulus karena beberapa hari yang lalu saya debat dengan dosen.
- Analogi palsu
- Penalaran melingkar
- Deduksi cacat
- Pikiran simplistis
- Contoh : Karena ia tidak beragama, tidak memiliki moral.
MENGHINDARI PERSOALAN
- Argumentum ad hominem : Jangan percaya omongannya karena ia mantan narapidana.
- Argumentum ad populum : Anda lihat banyak ketidakadilan di negeri ini, maka Partai Golkar adalah partai masa depan
- Argumentum ad misericordiam : Seorang terdakwa meminta keringanan hukuman karena mengaku punya banyak tanggungan.
- Argumentum ad baculum : Karena beda pendapat, suka meneror orang lain.
- Argumentum ad auctoritatem : Mengutip pendapat orang lain.
- Argumentum ad ignorantiam : Bila tidak ada bukti bahwa Tuhan itu ada, maka Tuhan tidak ada.
- Argumentum untuk keuntungan sepihak
- Non causa pro causa : Orang sakit perut setelah menghapus sms berantai , maka dia mengganggap itu penyebabnya.
KESESATAN RETORIS
- Eufemisme / Disfemisme : Pembangkang yang dianggap benar disebut reformator. Bila tidak disenangi maka disebut anggota pemberontak.
- Penjelasan Retorik : Dia tidak lulus karena tidak teliti mengerjakan soal.
- Stereotipe : Orang Sunda penyabar. Orang Batak suka menyanyi.
- Innuendo : Saya tidak mengatakan makanan tidak enak, tapi mau mengatakan lukisan itu bagus.
- Loading question : Apakah anda masih memakai narkoba ?
- Weaseler : 3 dari 4 dokter menyarankan bahwa minum itu memperlancar pencernaan.
- Downplay : Jangan anggap serius omongannya dia hanya seorang pembantu.
- Lelucon
- Hiperbola
- Pengandaian bukti
- Dilema semu
SUMBER : PPT YANG DIJELASKAN DOSEN
Bagus banget ini postnyaaaa Hahahahah 90 lucy!!!
BalasHapusterima kasihhh mikeee
BalasHapusHuuu yg ini kerennn 92 buat ucii!!!
BalasHapusPenjelasannya sangat jelas. 95:D
BalasHapus