Selasa, 07 Oktober 2014

FIELD TRIP KAMPUNG BETAWI

FIELD TRIP KAMPUNG BETAWI VERSI DESCARTES DURO

2 Oktober 2014 adalah hari yang sangat menyenangkan. Kami Mahasiswa Psikologi Universitas Tarumanagara 2014 melakukan Field Trip ke Kampung Betawi, disana kami bukan hanya belajar tentang budaya Betawi tapi juga menikmati berbagai macam kuliner yang tentunya enak - enak.

Disana kami mewawancarai beberapa pedagang yang sangat antusias dengan kedatangan kami. Tentunya berbincang bincang dengan para pedagang yang ramah ramah sangat menyenangkan. 

Tentunya banyak hal baru yang kami dapat dan sangat menyenangkan. Kami bisa lebih menghargai budaya nusa bangsa ini dan ikut melestarikannya.

Pastinya Descartes Duro adalah kelompok yang kompak dan seru. Kalian partner partner yang menyenangkan dan seru. Orang orang yang amazing. Oh ya kami sempat menaiki wisata "bebek - bebekan" yang sangat seru dan bisa melihat pemandangan alam yang sangat sayang untuk dilewatkan. 

Semoga ditahun berikutnya akan ada Field Trip yang lebih menyenangkan :). Have a nice day and Happy Holiday Guys :D






FILSAFAT PSIKOLOGI

FILSAFAT PSIKOLOGI

Filsafat adalah hasil pemikiran manusia yang mencari sesuatu kebenaran dengan sedalam-dalamnya. Dalam penyelidikannya, filsafat memang bertentangan dengan yang dialami manusia, karena tak ada pengetahuan jika tidak bersentuhan lebih dahulu dengan panca indera, sedangkan ilmu yang hendak mempelajari hasil penginderaaan itu tidak mungkin mengambil keputusan dengan menjalankan pikiran, tanpa menggunakan dalil dan hukum pikiran yang tidak mungkin dialaminya. Bahkan pikiran manusia itu ada serta mampu mencapai bagaimana budi manusia dapat mencapai kebenaran itu.

Sebaliknya, filsafat juga membutuhkan data dari ilmu. Jika, ahli filsafat manusia akan menyelidiki manusia serta hendak menentukan apakah manusia itu, ia memang harus mengetahui gejala tindakan manusia terlebih dahulu. Dalam dengan hasil penyelidikannya. Kesimpulan filsafat tentang kemanusiaan akan sangat tidak imbang dan mungkin jauh dari kebenaran jika tidak menghiraukan hasil dari psikologi (Poedjawijatna, 1991). 

Dalam berbagai ilmiah penelitian disebutkan, sebelum menjadi ilmu yang berdiri sendiri, psikologi memiliki pondasi yang kuat dalam ilmu kedokteran dan filsafati yang sampai sekarang masih terlihat pengaruhnya. Di dalam ilmu kedokteran, psikologi menjelaskan segala sesuatu yang terfikir dan terasa oleh organ-organ jasmani. sedangkan dalam filsafat adalah sebagai pemecah masalah-masalah rumit yang berkaitan dengan akal, kehendak, dan pengetahuan.

Bruno, seperti dikutip Syah (1995:8), membagi pengertian psikologi dalam tiga bagian yang pada dasarnya saling berhubungan. Pertama, psikologi merupakan ilmu pengetahuan tentang “roh’. Kedua, psikologi adalah ilmu pengetahuan tentang “kehidupan mental’, Ketiga psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai “tingkah laku”.

Plato (427-347 SM) dan Aristoteles (384-322 SM) beranggapan bahwa kesadaran manusia berhubungan dengan rohnya. Oleh karena itu, studi mengenai kesadaran dan proses mental manusia merupakan bagian dari studi tentang roh.

SUMBER : http://filsafat.kompasiana.com/2014/04/05/hubungan-psikologi-dengan-filsafat-manusia-646740.html

Minggu, 05 Oktober 2014

EKSISTENSIALISME MENURUT JEAN PAUL SARTRE

JEAN PAUL SARTRE


Lahir di Paris 1905. 
Tahun 1929 menjadi guru.
Tahun 1931 - 1938 menjadi dosen filsafat di Le Havre.
Tahun 1942 - 1944 menjadi dosen di Loycee Pasteur.
Dipengaruhi oleh Husserl dan Heidegger.

PEMIKIRAN SARTRE

Bagi Sartre, manusia mengada dengan kesadaran sebagai diri sendiri. Keberadaan manusia berbeda dengan keberadaan benda lain yang tidak punya kesadaran. Untuk manusia eksistensi adalah keterbukaan, beda dengan benda lain yang keberadaan sekaligusnya berarti esensinya.
Tanggung jawab yang menjadi beban kita jauh lebih besar dari sekedar tanggung jawab terhadap dari diri kita sendiri.

KEBUTUHAN MANUSIA

Tubuh sebagai pusat orientasi tidak bisa dipandang sebagai alat semata - mata tapi mengukuhkan kehadiran kita sebagai eksistensi.

KOMUNIKASI DAN CINTA

Komunikasi adalah suatu hal yang apriori tak mungkin tanpa adanya sengketa, karena setiap orang menemui orang lain pada akhirnya akan terjadi saling objektifikasi yang seolah olah membekukan orang lain.
Cinta adalah bentuk hubungan keinginan saling memiliki. Akhirnya cinta bersifat sengketa karena objektifikasi yang tak terhindarkan.

EKSISTENSIALISME MENURUT KIRKEGAARD

EKSISTENSIALISME

Etimologis, ex : keluar, sistentia (sistere) : berdiri. Manusia bereksistensi adalah manusia baru menemukan diri sebagai aku dengan keluar dari dirinya.

 
Kierkegaard salah satu tokoh tentang eksistensialisme.
Lahir di Kopenhagen, Denmark 15 Mei 1813. Belajar teologi di Universitas Kopenhagen tapi tidak selesai. Sempat menjauh dari agama dan teman - temannya. 1849 kembali ke agamanya Kristen. Meninggal 1855 dan dipandang sebagai seorang yang religius dan tokoh gereja. 

POKOK AJARAN KIERKEGAARD
Ada 3 cara bereksistensi yaitu :
- Sikap estetis : tentang kenikmatan yang dikuasai oleh perasaan.
- Sikap etis : sikap menerima kaidah kaidah moral, suara hati dan menerima arah hidupnya.
- Sikap religius : berhadapan dengan Tuhan

MANUSIA MENJADI SEPERTI YANG DIPERCAYAI 

Pernyataan Parmenides hingga Hegel yaitu "Berpikir sama dengan berada" ditolak oleh Kierkegaard karena menurutnya "percaya sama dengan menjadi". Disini dan kini manusia percaya dan menentukan bagaimana dia akan ada secara pribadi. 

WAKTU DAN KEABADIAN

Saat adalah titik dimana waktu dan keabadian menyatu. Kita menjadi eksistensi dalam saat yaitu saat pilihan. Pilihan itu suatu loncatan dari waktu ke keabadian.

SUBYEKTIVITAS DAN EKSISTENSI SEBAGAI TUGAS

Eksistensi manusia bukan sekedar suatu fakta tapi lebih dari itu. Eksistensi manusia adalah tugas yang harus dijalani dengan kesejatian sehingga tidak menjadi semu. Eksistensi sebagai tugas disertai dengan tanggung jawab. Eksistensi sejati memungkinkan individu memilih dan mengambil keputusan sendiri. Untuk itulah Kierkegaard menganggap subjektifitas dan eksistensi sejati itu adalah tugas.

PUBLIK DAN INDIVIDU

Publik bagi Kierkegaard hanya abstraksi belaka bukan realitas. Publik dianggap berbahaya bila dianggap nyata. 

SUMBER : PPT YANG DIJELASKAN DOSEN

BADAN DAN JIWA

Yeahhh ini pertemuan ke 7 guys dalam filsafat haha Selamat membaca :D ( 25 September 2014 )

BADAN DAN JIWA

- Badan dan Jiwa adalah satu kesatuan yang membentuk pribadi manusia. Kesatuan keduanya membentuk kepribadian utuh manusia.

MONISME

Aliran yang menolak pandangan bahwa badan dan jiwa merupakan dua unsur yang terpisah. Badan dan jiwa adalah satu substansi. Keduanya satu substansi yang membentuk kepribadian manusia.
3 bentuk aliran ini yaitu :
- Materialisme
- Teori identitas
- Idealisme

DUALISME

Badan dan jiwa adalah 2 elemen yang berbeda dan terpisah. Perbedaanya ada dalam pengertian dan objek. Ada 4 cabang tentang dualisme yaitu :
- Interaksionisem : fokus pada hubungan timbal balik antara badan dan jiwa
- Okkasionalisme : memasukkan dimensi ilahi dalam membicarakann hubungan badan dan jiwa
- Paralelisme : sistem kejadian ragaawi berada di alam sedangkan sistem kejadian jiwa ada di dalam jiwa
- Epifenomenalisme : melihat hubungan badan dan jiwa dari fungsi syaraf

SUMBER : PPT YANG DIJELASKAN DOSEN