Minggu, 05 Oktober 2014

EKSISTENSIALISME MENURUT JEAN PAUL SARTRE

JEAN PAUL SARTRE


Lahir di Paris 1905. 
Tahun 1929 menjadi guru.
Tahun 1931 - 1938 menjadi dosen filsafat di Le Havre.
Tahun 1942 - 1944 menjadi dosen di Loycee Pasteur.
Dipengaruhi oleh Husserl dan Heidegger.

PEMIKIRAN SARTRE

Bagi Sartre, manusia mengada dengan kesadaran sebagai diri sendiri. Keberadaan manusia berbeda dengan keberadaan benda lain yang tidak punya kesadaran. Untuk manusia eksistensi adalah keterbukaan, beda dengan benda lain yang keberadaan sekaligusnya berarti esensinya.
Tanggung jawab yang menjadi beban kita jauh lebih besar dari sekedar tanggung jawab terhadap dari diri kita sendiri.

KEBUTUHAN MANUSIA

Tubuh sebagai pusat orientasi tidak bisa dipandang sebagai alat semata - mata tapi mengukuhkan kehadiran kita sebagai eksistensi.

KOMUNIKASI DAN CINTA

Komunikasi adalah suatu hal yang apriori tak mungkin tanpa adanya sengketa, karena setiap orang menemui orang lain pada akhirnya akan terjadi saling objektifikasi yang seolah olah membekukan orang lain.
Cinta adalah bentuk hubungan keinginan saling memiliki. Akhirnya cinta bersifat sengketa karena objektifikasi yang tak terhindarkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar